Posts

Showing posts from January, 2007
Image
Ular Bunga Emas dari Kyoto


Oleh : DAMHURI MUHAMMAD
(Kompas, 07 Jan 2007)

Sejauh ini, beberapa novelis perempuan masih gandrung mengusung imaji ketubuhan sebagai sandaran estetik karya-karya mereka. Lebih sinis lagi, ada anggapan yang meniscayakan bahwa mereka hanya bisa menulis tentang seks. Meski tuduhan itu agak sentimentil, saya tetap dirasuki sinisme yang sama ketika berhadapan dengan Perempuan Kembang Jepun, karya Lan Fang. Tapi, kecurigaan itu harus segera saya gugurkan. Sebab, tabi’at literernya berbeda dengan novel-novel berlumur lendir yang berhamburan akhir-akhir ini. Beberapa bagian, memang masing memuat adegan-adegan ’panas’. Tapi, ibarat menu masakan, imaji seksual itu hanya bumbu penyedap rasa. Agar masakan lebih sedap, gurih, mengenyangkan.


Riwayat cinta memang tak pernah lekang dikunyah gerigi waktu. Terus bersitumbuh menjadi semangat zaman di setiap kurun. Cinta tak ada matinya. Itu sebabnya para novelis masih tekun menggaulinya. Perempuan Kembang Jepun menyuguhkan sajian…
Image
Bila Jurnalis Jadi Cerpenis…

Oleh : DAMHURI MUHAMMAD

(Jawa Pos, Minggu, o7 Jan 2007)

Banyak dalih dapat diacungkan untuk menjawab tanya; kenapa seorang jurnalis tiba-tiba jadi cerpenis? Mungkin, karena jurnalis punya tumpukan data, dan sayang sekali bila hanya digunakan untuk menulis laporan jurnalistik. Seiring dengan berhamburannya buku-buku fiksi akhir-akhir ini, tentu tidak ada salahnya bila data-data yang berlimpah itu diracik dan diolah untuk "memproduksi" karya sastra, khususnya cerita pendek. Kenapa tidak? Mungkin pula karena para jurnalis hendak menyuarakan sesuatu yang tidak tersampaikan dalam laporan jurnalistik, dan salah satu pintu yang dapat mereka lalui adalah dengan menulis cerpen. Atau (jangan-jangan) karena sejak mula jurnalis itu memang sudah terobsesi hendak menjadi cerpenis.


Latar belakang kewartawanan memang cukup potensial menggiring sesorang menjadi sastrawan. Barangkali, karena dalam penggarapan karya jurnalistik mereka mesti taat kode etik, patuh pada r…