Posts

Showing posts from September, 2007
Jo Ampok

Cerpen DAMHURI MUHAMMAD

(Media Indonesia, 16 September 2007)

Sejak dipercaya menjadi guru mengaji, Engku tidak pernah lagi mampir di lapau.*) Sekedar melepas lelah sambil minum kopi dan bergurau pun ia tidak punya waktu lagi. Padahal, sepulang dari surau, Engku selalu melewati lapau yang selalu berjibun pengunjung itu. Mungkin ia takut disangka ikut-ikutan berjudi bila masih berbaur dengan orang-orang lapau. Jadi, lebih baik bujangan jebolan madrasah itu menjauhi lapau, meski ia juga tidak mau dianggap sok alim. Mentang-mentang sudah jadi orang surau, lupa pada kawan-kawan di lapau.

“Dipikirnya orang lapau tak pandai mengaji?” begitu Jo Ampok menyindir kelakuan Engku.

“Apa pula urusan kau? Apa rugimu bila Engku tak singgah ke lapau?” sela Bunduk, agak sinis.

“Sejak Engku jadi guru mengaji, awak kalah terus.”

“Biasanya selalu awak modali dia main Remi. Menang terus. Murah benar rejeki anak tu.”

“Engku sudah jadi orang surau, mana mungkin duduk di meja judi?”

“Awak tak larang Engku ke s…
Image
Fiksi Thriller Berkedok Novel Sejarah

Judul : Glonggong
Penulis : Junaedi Setiyono
Penerbit : Serambi, Jakarta
Cetakan : I, Juli 2007
Tebal : 293 halaman


Oleh : DAMHURI MUHAMMAD


(MEDIA INDONESIA, Sabtu, 25 Agustus 2007)

Siapa yang berwenang menentukan sebuah novel dapat disebut novel sejarah? Apa kriteria artistik sebuah novel sejarah? Khazanah kita mungkin belum memiliki pengertian yang bulat tentang novel sejarah. Tapi kenapa tim juri Sayembara Novel DKJ (2006) memasang ‘harga mati’ bahwa Glonggong (juara harapan I), karya Junaedi Setiyono ini adalah novel sejarah? Bahkan ada yang menulis pujian di sampul depan ; novel sejarah paling mengesankan yang pernah saya baca.

Meski tak ada definisi utuh tentang novel sejarah, setidaknya genre ini diidentifikasi sebagai teks yang berpijak pada peristiwa masa lalu, sehingga tokoh rekaan, plot, alur dan gagasannya dapat dilacak dari perspektif historiografi. Bila ditimbang dengan alat takar macam ini, mungkin novel berlatar Perang Dipone…