Posts

Showing posts from July, 2009

Optimisme Dalam Prosa Betawi

Oleh: DAMHURI MUHAMMAD

(Kompas, 18/07/09)

KHAZANAH Betawi yang terhidang dalam prosa tidak lepas dari peran kepengarangan SM Ardan (1932-2006) sebagaimana terlihat dalam bukunya "Terang Bulan Terang Di Kali" (1955)—dicetak-ulang oleh Masup Jakarta (2007). HB Jassin (1954) mencatat, karya-karya Ardan sangat membantu ahli ilmu bahasa, ilmu bangsa-bangsa dan kemasyarakatan dalam penelitian tentang Jakarta. Dialek lahir, tumbuh dan mati. Adat dan kebiasaan muncul, berubah, dan hilang. Begitu pula permainan anak-anak Betawi yang lahir, tumbuh, sirna. Amat besar jasa Ardan dalam mendokumentasikannya. Menurut Ajip Rosidi (2007), istilah “cerita” pada antologi cerita pendek SM Ardan itu kurang tepat, karena (kecuali satu-dua cerpen) tidak ada ceritanya sama sekali. Periksalah Pulang Pesta, Pulang Siang, atau Bang Senan Mau ke Mekah, tidak menjalin cerita, hingga yang terasa hanya “suasana”. Kalaupun ada cerpennya yang mengandung “cerita”, bagi Ajip, cerita itu tidak seru, menyehari, g…