Posts

Showing posts from July, 2011

Ari-ari Puisi

DAMHURI MUHAMMAD

(Pikiran Rakyat, 24 Juli 2011)

SECARA fisik, ari-ari tak lebih dari selaput pelindung janin semasa bersemayam di rahim ibu. Namun jangan lupa, ari-ari adalah pangkal dari segala macam obsesi, busur yang melesatkan anak panah harapan, doa, dan cita-cita. Selepas prosesi kelahiran yang melelahkan, bukankah banyak syarat-rukun yang mesti dipenuhi sebelum ari-ari ditanamkan? Bila menginginkan watak luhur yang dipuja-sanjung banyak orang, maka serakkan lah kembang tujuh-rupa dalam wadah ari-ari. Mendambakan kejeniusan yang pilih tanding? Sertakan pensil dan buku. Atau bilamana menginginkan jiwa petualang, bubuhkan pasir dari tujuh muara. Untuk syarat yang disebutkan terakhir, percaya atau tidak, bila sudah tiba saatnya, seorang anak akan melesat bagai pelor yang ditembakkan dari muncung senapan laras panjang. Pergi sejauh-sejauhnya, dan jangan harap ia bakal pulang. Anak itu akan menjadi petualang sejati, yang bakal segera melupakan jalan pulang. Lupa kembali ke pangka…

Mata Kesejarahan Onghokam

Image
(Majalah TEMPO, edisi 4-10 Juli 2011)


Oleh: DAMHURI MUHAMMAD



PAGI buta di sudut Jakarta, lelaki ringkih dengan muka pasi dan gigil lutut melangkah terhuyung-huyung. Ia berhenti di pinggiran got yang penuh-sesak gundukan sampah, lalu melepaskan beberapa muntahan, hingga dari kejauhan tubuhnya tampak meliuk-liuk, nyaris terjungkal. Seorang wartawan muda bergegas meminggirkan mobilnya, berhenti di belakang orang tua bersimbah muntah itu. Wajah lelaki tua itu tidak asing baginya, karena ia pernah mewawancarainya perihal peristiwa pembantaian massal anti-komunis pasca 1965. Dipapahnya pemabuk itu, dituntunnya masuk mobil, diantarkannya pulang.

Lelaki renta itu adalah Onghokam (1933-2007), sejarawan senior, doktor jebolan Yale University, AS (1975). Pagi itu adalah perjalanan pulang Ong selepas pesta wine entah di mana. Cerita ini dituturkan seorang alumnus sejarah FSUI yang pernah mengecap kuliah Ong, dosen “killer” yang tidak taat pada disiplin administratif perkuliahan. Buku absensi maha…