Posts

Showing posts from October, 2013

Lelaki Ragi dan Perempuan Santan

Cerpen: Damhuri Muhammad(Kompas, Minggu, 29 September 2013) Apa jadinya lemang tanpa tapai? Tanpa manis tapai, manalah mungkin legit lemang dapat digapai? Barangkali itu sebabnya buah tangan yang kau bawa dari pekan ke pekan tiada beralih dari lemang-tapai. Padahal, sekali waktu bolehlah rantangmu berisi paniaram, lepat-pisang, atau limping-rebus, dagangan emakmu yang lain. “Persekutuan kita seperti pasangan lemang-tapai ini,” dalihmu. Selalu. Perihal selera tentu aku bersetuju. Tapi, pernahkah kau menimbang asal mula pasangan lemang-tapai yang hakikatnya saling bertolak-belakang? Bukankah lemang ditanak dengan pati santan, hingga usianya tiada lebih dari satu hari? Bila tak lekas disuguhkan, tentu akan terbuang sebagai sipulut basi. Sementara bukankah tapai matang lantaran ragi? Makin diperam makin ajaib rasa manisnya.Tapai senantiasa melesat menuju aras keabadian, sedangkan lemang mundur ke ranah kesementaraan. “Akulah lemang, engkaulah tapai. Cintaku basi tanpamu,ikrarmu. Selalu.L…