Posts

Showing posts from September, 2015

Politik Tanpa Urat Malu

Damhuri Muhammad


(versi cetak artikel ini tersiar di harian Padang Ekspres,  Kamis, 17/9/2015)

Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya. Begitu kearifan lama, yang dalam riuh gelanggang politik masa kini tiada berdengung lagi. “Sekali lancung ke ujian,” yang dapat ditafsirkan dengan “sekali saja berbuat jahat,” bisa menggugurkan kepercayaan orang selamanya, dalam kontestasi politik justru menjadi modal sosial. Kejahatan korupsi misalnya, selalu mengundang perhatian, pelakunya kerap tampil di layar kaca, lalu tersohor seketika. Terkenal atau tercemar bukan soal pokok lagi. Batas antara keduanya bagai lebih tipis dari kulit bawang. Yang pasti, dua kata itu mengandung apa yang hendak direngkuh para politisi dalam persaingan menuju kekuasaan;popularitas. Dalam kenduri demokrasi menjelang Pilkada serentak pada Desember 2015, popularitas sekali lagi menjadi kata kunci dan syarat-rukun paling mula. Tak dapat disangkal, mantan Napi--apalagi Napi kasus korupsi--adalah individu-in…