Posts

Showing posts from January, 2016

Terorisme dan Bunuh Diri Ganda

Image
--> --> Damhuri Muhammad
-->
(versi cetak kolom ini tersiar di majalah Esquire Indonesia, edisi Januari 2016)



Luka yang menganga di Paris, selepas peristiwa berdarah 14 November 2015, adalah luka yang perih bagi seluruh umat manusia. Ratusan orang tak berdosa tewas di gedung teater Bataclan, saat menyaksikan aksi panggung band rock asal California (AS), The Eagles of Death Metal. Penonton panik, lalu berhamburan mencari perlindungan, lantaran digasak tembakan membabibuta. The Guardian (14/11/15) melaporkan, 89 orang tewas di sana. Nick Alexander, merchandis manager TEODM, salah satu korban tewas malam itu. "Ia berdarah karena tak ingin orang lain tersakiti," ungkap Jesse Hughes, vokalis TEODM sambil bercucuran airmata. Darah juga tertumpah di Stade de France, stadion sepakbola kebanggaan Perancis, saat laga persahabatan Perancis-Jerman berlangsung, dan presiden Francois Hollande yang berada di lokasi segera diamankan. Dari enam lokasi penembakan (d…

Leon Agusta dan Mantra Hukla

Image
Damhuri Muhammad


(Versi cetak artikel ini tersiar di harian kompas, Minggu 3 Januari 2016)


Serpihankenangantentang sebuah peristiwa mungkin sudah tertimbun oleh tarikh dan riwayat baru. Namun, sebuah bunyi yang pernah bergaung dalam peristiwa usang itu bagai tiada pernah kehabisan tenaga guna membangkitkan ingatan lama. Sengaja atau tak, begitu bunyi itu hadir kembali, kesadaran masa kini bagai direnggut untuk mundur jauh ke masa silam. Bila kurang yakin, cobalah putar sebuah lagu lawas yang pernah Tuan dengar bersama kekasih masa lalu yang sudah hilang entah di mana. Demikianlah kedigdayaan bunyi. Ia dapat diredam, tapi mustahil dimusnahkan. Bila ada hal-ihwal yang berat untuk dibahasakan, bila kata tidak lagi sanggup menunaikan maksudnya, orang akan bilang: “Biarlah gendang yang menyampaikan.” Yang tak terlunaskan oleh bahasa verbal, biarlah ditunaikan oleh bunyi. Dalam kearifan Minangkabau kerap muncul ungkapan: “Saluang sajalah yang mendendangkannya.” Risau hati, kecamuk rindu, amar…