Skip to main content

Posts

Featured

Teknologi Digital dan Ekosistem Inovasi

DAMHURI MUHAMMAD (versi cetak artikel ini telah tersiar di harian Kompas , 15 Desember 2020)  Mountain View, California 1956. Fisikawan William Shockley (1910-1989) mendirikan laboratorium semikonduktor. Fasilitasnya jauh dari memadai, hanya gudang kecil yang tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan fasilitas di Bell Labs, New Jersey AS, lembaga riset yang telah ia tinggalkan. Di akhir 1940-an, Shockley bersama eksperimentalis Walter Brattain (1902-1987) dan ahli teori kuantum John Bardeen (1908-1991) berkontribusi dalam pengembangan teknologi transistor di Bell Labs yang terkenal itu. Pengembangan yang kemudian mengarah pada transistor yang menjadi blok pembangun ( building blocks ) untuk perangkat elektronik yang kemudian tersebar dalam sistem elektronik modern.  Sumber: https://journal.jp.fujitsu.com/en/2016/01/12/01/ Di gudang kecil dengan papan nama "Shockley Semiconductor Laboratory" itu Shockley merekrut sejumlah engineer jenius, lalu memulai eksperimen demi eksper

Latest Posts

Podcast sebagai Suaka

Benda-benda Aneh dalam Puisi Indonesia

Kandang Kambing Nurjawilah

Louise Glück dan Kenyataan yang Berantakan

Ros dan Mantan-mantannya

MENCARI INDONESIA